Kilas Balik Perjalanan Google di Indonesia

Kilas Balik Perjalanan Google di Indonesia – Secara pribadi, saya tertarik pada siapa yang menempatkan judul “Nenek” di mesin pencari Google. Saya mencoba mencari jawaban tetapi tidak berhasil. Omong-omong, siapa pun yang tahu jawabannya bisa membagikannya di kolom komentar, lho.

Memiliki mesin pencari Google untuk dikenali telah membantu banyak orang. Karena Google memiliki visi yang luas, bisa memberi nasehat dan menjadi tempat orang mencari jawaban, netizen Indonesia memberikan gelar Mbah kepada Google. Bukankah predikat ini mengingatkan kita pada cerita bahwa julukan Mbah dikaitkan dengan seorang dukun?

Google bukan hanya mesin pencari. Google juga memiliki layanan populer lainnya seperti Gmail, Google Documents, YouTube, Google Chrome, Play Store, Google Maps, Google Drive, Google Meet, dan banyak lagi.

Untuk merayakan hari jadi Google, kami, akan membahas kilas balik perjalanan Google. Karena kita berada di Indonesia, flashback akan fokus pada browsing Google di Indonesia. Untuk memulai, mari kita tinjau secara singkat sejarah berdirinya Google.

Kilas Balik Perjalanan Google di Indonesia

Google adalah perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin. Kisah pendiri Google dimulai ketika mereka bertemu saat menyelesaikan Ph.D. di Universitas Stanford. Larry Page dan Sergey Brin berpartisipasi dalam sebuah proyek penelitian pada tahun 1996, yang keduanya bertujuan untuk membangun mesin pencari untuk menemukan data yang tersebar di World Wide Web.

Proyek penelitian terus berkembang hingga saat ini. Saat ini, Google memiliki lebih banyak sumber daya daripada mesin pencari yang dikembangkannya. Selain itu, Google juga melakukan eksplorasi global dengan menyesuaikan kebutuhan publik berdasarkan wilayah regional. Salah satunya mempelajari kebutuhan dan memberikan pelayanan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Flashback perjalanan Google ke Indonesia

Google resmi membuka kantor di Indonesia pada tahun 2012. Salah satu tujuan kehadiran Google Indonesia adalah untuk mempromosikan teknologi dan ekosistem internet Indonesia. Namun, beberapa tahun sebelum Google membuka kantornya di Indonesia, Google memperkenalkan fitur-fitur yang berkaitan dengan Indonesia. Mari kita lihat perjalanan Google ke Indonesia.

2008: Bahasa Indonesia tersedia di Google Terjemahan

Aplikasi Google Translate pertama kali dirilis pada tahun 2006. Dua tahun setelah dirilis, Google Translate secara resmi mencantumkan bahasa Indonesia sebagai salah satu pilihan bahasa untuk layanan terjemahannya.

Dimasukkannya bahasa Indonesia menjadi salah satu titik awal hadirnya Google versi bahasa Indonesia. Seberapa sering Anda menggunakan bantuan Google Translate?

2012: Peluncuran YouTube Indonesia

YouTube Indonesia resmi ditayangkan pada tahun 2012 untuk pemirsa Indonesia. YouTube Indonesia telah melakukan banyak kampanye untuk secara aktif mengundang orang-orang kreatif untuk memposting karya video. Apakah Anda tahu acara YouTube: FanFest? Acara ini merupakan bagian dari kampanye YouTube Indonesia.

2013: Bahasa Bali diperkenalkan sebagai bahasa antarmuka di Google

Google adalah perusahaan kelas dunia yang tidak ragu-ragu untuk beradaptasi dengan budaya wilayah yang menjadi fokusnya. Di Indonesia, Google juga sedang meneliti budaya Indonesia untuk dimasukkan ke dalam fitur-fiturnya. Salah satunya pada tahun 2013 ketika mereka memperkenalkan bahasa Bali sebagai bahasa antarmuka di pencarian Google.

2014: Peluncuran sketsa dan doodle Street View pertama oleh seniman Indonesia

Apakah Anda pernah menggunakan Google Maps? Sedangkan untuk Google Maps, pada tahun 2014 Google resmi meluncurkan mode Street View di aplikasi G Maps. Seperti namanya, fungsi ini menunjukkan kondisi jalan berdasarkan posisi yang kita pilih di peta.

Pada tahun yang sama, Google Indonesia merilis doodle buatan seniman Indonesia untuk muncul di antarmuka pencarian Google. Antarmuka khusus ini muncul pada saat-saat tertentu yang telah ditandai Google sebagai momen penting.

2015: Pencarian Suara versi Indonesia dan OK Google diluncurkan

Google tidak hanya memiliki mesin pencari teks, tetapi juga mesin pencari suara. Pada 2015, raksasa teknologi itu memperkenalkan fungsi pencarian dengan perintah suara dalam versi bahasa Indonesia. Aku tidak berpikir?

2016: Bahasa Sunda di Google Terjemahan dan Text-to-Speech di Jawa

Eksplorasi budaya yang dilakukan oleh Google tidak berhenti. Setelah bahasa daerah Jawa dan Bali, Google memperkenalkan bahasa Sunda ke sistem Google Terjemahannya pada tahun 2016. Pada tahun yang sama, Google mengintegrasikan Java ke dalam fitur text-to-speech-nya.

2018: Google Assistant untuk Android dirilis dalam bahasa Indonesia

Google memperluas kemampuan kecerdasan buatannya untuk memenuhi kebutuhan pengguna di Indonesia. Pada tahun 2018, mereka secara resmi merilis Google Assistant untuk Android dalam bahasa Indonesia. Untuk menggunakan fitur ini, Anda hanya perlu mengubah pengaturan bahasa di perangkat Anda.

2019: Terjemahan web menjadi mudah, YouTube Music, Asisten Google

Pada tahun 2019, Google memperkenalkan beberapa fitur baru. Salah satunya adalah fitur baru di aplikasi Google Go yang memudahkan untuk menerjemahkan halaman web di web dengan sekali tap.

Google Assistant pun semakin canggih karena terintegrasi dengan aplikasi dan layanan yang biasa digunakan masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah GO-JEK. Ucapkan permintaan Anda sebagai “Pesan teh Thailand di GO-JEK” dan mesin akan membantu Anda secara otomatis.

Pada tahun 2019, Google memperkenalkan fitur baru yaitu YouTube Music. Pengguna dapat melakukan streaming audio digital melalui aplikasi ini. Pada saat yang sama, YouTube juga memperkenalkan layanan YouTube Premium dan YouTube Music Premium.

Tahun 2020 – Tumbuh bersama Google Indonesia, Buat server cloud di Indonesia

Pada tahun 2020, Google secara resmi meluncurkan program “Grow with Google Indonesia”. Fokus utama dari program ini adalah akses gratis ke alat, produk, dan pelatihan kelas untuk keterampilan bahasa Indonesia yang sesuai. Bagi yang tertarik dengan program ini, langsung saja menuju link di bawah ini.

Tahun ini, Google secara resmi meluncurkan platform Google Cloud Indonesia. Platform ini menawarkan layanan komputasi awan perusahaan, analitik data, pembelajaran mesin, dan alat keamanan dan manajemen. Saat ini hanya ada dua perusahaan yang memiliki data center di Indonesia, kedua perusahaan tersebut tidak lain adalah Alibaba dan Google.

Begitulah eksplorasi Google di Indonesia dari tahun ke tahun. Tahukah Anda teknologi apa yang akan dikembangkan Google di masa depan?

Sumber : ktjrestangsel.id