Doa Agar Keinginan Cepat Terkabul (Mustajab)

Doakan agar keinginannya cepat terkabul. Bagaimana cara kerjanya? – Pembaca rahimakumullah, Pada kesempatan kali ini Dutadakwah akan berbicara tentang doa agar dipercepat. Dalam pembahasan kali ini kami menjelaskan bagaimana cara berdoa agar doa kita kepada Allah SWT terkabul dengan cepat. Kami akan membahas secara singkat pembahasan ini. Untuk lebih jelasnya silahkan baca komentar berikut dengan seksama.

Doakan agar keinginannya cepat terkabul. Bagaimana cara kerjanya?

 

Doa-Agar-Keinginan-Cepat-Terkabul-(Mustajab)

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Doa adalah senj4ta orang beriman. Ad-do’a ini adalah bentuk belenggu kita kepada Allah, bukti bahwa kita begitu lemah tanpa pertolongan Allah. Oleh karena itu, orang yang tidak pernah berdoa dan meminta kepada Tuhan termasuk dalam kategori sombong.

Carilah waktu Mustajab dalam sholat.

Seperti di bulan Ramadhan, antara adzan dan Iqomah, sepertiga terakhir malam saat hujan, saat puasa sebelum berbuka puasa.

لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

Artinya, “Doa antara Adzan dan Iqamah tidak ditolak.” (Hadits Abu Daud nomor 437)

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Artinya, “Keadaan hamba yang paling dekat dengan Allah Azza wa Jalla adalah ketika dia bersujud. Jadi shalat beberapa kali sambil sujud.” (Hadits Nasai nomor 1125)

ينزل ربنا كل ليلة إلى سماء الدنيا حتى يبقى ثلث الليل الآخر فيقول من يدعوني له من يسأيلني فأنلير منيل

Artinya: “Setiap malam Rabb kita turun pada sepertiga malam terakhir ke surga dunia. Kemudian dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepadaku, aku akan mengabulkan, siapa pun yang memintaku, maka aku akan memberi dan siapa pun yang meminta maaf kepadaku, maka aku akan memaafkan.” (Hadits Abu Daud nomor 4108)

Hadapi kiblat dan angkat kedua tangan.

Seperti dalam sebuah hadits. Rasulullah berkata:

أِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ أن يَرْفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ فَيَرُد

Hatinya: “Sesungguhnya Tuhanmu adalah yang hidup dan yang paling pemurah, malu hamba-Nya, yang mengangkat kedua tangan kepadanya dan kemudian mengembalikannya dengan tangan kosong atau berkata: … kedua tangan yang tidak mendapatkan apa-apa.” (Hadits Ibn Majah nomor 3855)

Berdoa dengan suara rendah, rendah hati, dan rendah hati.

Allah SWT. berbicara di QS. Al-Araf ayat 55 yaitu,

ادْعُواْ رَبَّكُمْ تَضَرُّعاً وَخُفْيَةً ل لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Artinya: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan kerendahan hati dan suara yang lembut. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang melanggar. ”

Jika hanya Allah, Tuhanmu, yang menciptakan alam, maka berdoalah padanya dengan melakukan ritual atau ibadah lainnya saat Anda berdoa, dengan rendah hati dengan suara keras atau tidak. Jangan berlebihan dengan berhubungan dengannya atau mengejar seseorang. Tuhan tidak menyukai pelanggar.

Prasangka baik untuk Tuhan, yakin bahwa doa akan dijawab oleh Tuhan.

Saat Rasulullah melihat. telah berkata,

Semoga Tuhan memberkati Anda dan melindungi Anda di tanah orang hidup, dan semoga Tuhan memberkati Anda untuk hal-hal baik yang telah Dia lakukan untuk Anda. ءً ل ق ق ق ق ق ق القاله ق Dikarena ق ق Dikarena ق ق ق tetap ada

Artinya, “Berdoa kepada Tuhan dengan percaya bahwa itu akan diberikan, mengetahui bahwa Tuhan tidak mengabulkan doa dari hati yang ceroboh.” (HR. Tirmidzi 3401)
Jangan terburu-buru berharap terkabulnya doa.

Dari Abu Hurairah ini melihat Rasulullah. berkata:

يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَالَمْ يَعْجَلْ فَيَقُوْلُ قَدْ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِيْ

“Doa Anda akan terkabul, jika tidak terburu-buru. Apakah Anda benar-benar berdoa saat itu atau mengapa tidak diterjemahkan?” (HR. Imam Malik 446).

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, kata Rasulullah

يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ فَيَقُولُ قدْ دَعَوْتُ فَلَا أَوْ فَلَمْ يُسْتَبْ

Artinya, “Doa salah satu dari kalian selalu terkabul selama dia tidak terburu-buru mengucapkannya; “Saya telah berdoa kepada Tuhanku tetapi saya tidak diberikan atau saya tidak dikabulkan.” (HR. Muslim 4916)
Mulailah sholat dengan memuji Allah dan akhiri dengan berkah untuk Nabi Muhammad

Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mendengar seseorang sholat dalam shalatnya dan tidak mengucapkan berkah kepada Nabi Shallallahu’ alaihi wasallam, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Ini dari ا

Artinya: “Orang ini sedang terburu-buru.” Kemudian dia memanggilnya dan berkata kepadanya atau kepada orang lain: “Jika ada di antara kalian yang berdoa, pertama-tama dia harus memuji Allah dan kemudian berdoa kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan kemudian shalat dengan shalat yang dia kehendaki.” (HR. Tirmidzi 3399)

Karenanya materinya pendek; Doakan agar keinginannya cepat terpenuhi. Bagaimana caranya? Semoga kita selalu menjadikan shalat sebagai salah satu bentuk ibadah sehari-hari. Terima kasih atas kunjungan anda Wallahul Muwaffiq

Lihat Juga : https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-arab-ringkas/